Kelompok Tani Makmur Jaya di Desa Pesisir Timur, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, menerima satu unit mesin penggiling padi pada Selasa (10/2). Bantuan tersebut diharapkan mampu mempercepat proses pengolahan padi hasil panen petani setempat.
Mesin penggiling padi itu digunakan untuk memudahkan proses pengupasan gabah menjadi beras, baik untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari maupun untuk dipasarkan.
Dengan adanya mesin tersebut, proses produksi yang sebelumnya memakan waktu lama kini dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.
Sebelum menerima bantuan, petani di Desa Pesisir Timur masih mengandalkan mesin rakitan sederhana dan sebagian proses penggilingan dilakukan secara manual. Kondisi tersebut dinilai kurang optimal karena berdampak pada kualitas serta jumlah hasil gilingan padi.
Bantuan mesin penggiling padi ini merupakan bagian dari program kemitraan Bank Riau Kepri (BRK) Syariah Kabupaten Kepulauan Anambas yang difokuskan untuk mendorong peningkatan ekonomi masyarakat desa, khususnya di sektor pertanian.
Kepala Cabang BRK Syariah Anambas, Idham Khalid, mengatakan penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.
“Alhamdulillah, melalui program kemitraan ini kami dapat menyalurkan mesin penggiling padi sesuai kebutuhan petani. Harapannya, alat ini dapat membantu meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan masyarakat,” ujar Idham.
Ia menambahkan, Desa Pesisir Timur selama ini dikenal sebagai salah satu sentra produksi padi di Pulau Siantan. Karena itu, dukungan sarana dan prasarana produksi pertanian dinilai sangat penting untuk meningkatkan kualitas dan daya saing hasil panen petani.
Sementara itu, Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menyampaikan bahwa bantuan mesin penggiling padi tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi langsung para petani yang disampaikan kepadanya.
Menurut Aneng, “Petani membutuhkan alat ini dalam waktu cepat. Kalau melalui APBD tentu prosesnya panjang. Karena itu kita arahkan melalui Bank Riau Kepri Syariah, dan alhamdulillah bisa direalisasikan lewat program CSR,” kata Aneng.
Aneng merincikan, mesin penggiling padi yang diterima Kelompok Tani Makmur Jaya memiliki kapasitas produksi hingga tiga ton per hari. Kapasitas tersebut dinilai mampu memenuhi kebutuhan penggilingan padi petani di Desa Pesisir Timur.
“Saya minta mesin ini dikelola dan dirawat bersama, serta dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan petani agar produksi beras di Anambas terus meningkat,” pungkasnya.